Lelaki Berpayung Ungu
https://www.youtube.com/watch?v=RY5P2aa7QP0
Kota pertama,
kota kedua,
hujan masih turun.
Butirannya menempel di jendela kereta.
Mencipta garis panjang ketika ia mengalir dari atas ke bawah.
Di sebuah stasiun, kereta berhenti lama.
Seorang lelaki berpayung ungu berlari mendekat.
Entah menjemput siapa.
Di dalam kereta,
juara dua kontes menyanyi di Amerika sedang sibuk mengulang nada
lewat pengeras suara.
“Wait…wait…wait…don’t go…”
katanya.
Lelaki berpayung ungu terlihat menunggu
mungkin ia sedang berpikir,
“Manusia senang ditunggu,
tapi tak mau memberi batas waktu
kapan si penunggu boleh berlalu.”
Leave a Reply