{"id":2181,"date":"2013-11-10T13:24:43","date_gmt":"2013-11-10T06:24:43","guid":{"rendered":"http:\/\/jalansunyi.id\/?p=2181"},"modified":"2021-12-26T11:13:11","modified_gmt":"2021-12-26T04:13:11","slug":"les-piano-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jalansunyi.id\/?p=2181","title":{"rendered":"Les Piano #4"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/jalansunyi.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/09.11.2013.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2184\" alt=\"09.11.2013\" src=\"http:\/\/jalansunyi.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/09.11.2013.jpg\" width=\"432\" height=\"324\" srcset=\"https:\/\/jalansunyi.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/09.11.2013.jpg 720w, https:\/\/jalansunyi.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/09.11.2013-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 432px) 100vw, 432px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Setelah 2 minggu tidak les, akhirnya saya les piano lagi.Syukurlah guru saya bisa menyesuaikan jadwal mengajarnya dengan jadwal saya yang sering tak terduga.<\/p>\n<p>Materi pertemuan keempat ini lumayan banyak. Ada lima materi lho! Seperti biasanya, guru saya mengawali les dengan mengecek PR yang diberikan sebelumnya. Ada 3 PR yang jadi bahan latihan saya, yaitu fingering, scale C Mayor 2 oktaf, dan memainkan Aubrey dengan dua tangan. PR ini adalah materi pertemuan ketiga yang telah saya ceritakan di tulisan sebelumnya.<\/p>\n<p>Setelah mengecek PR, guru saya memberi latihan fingering dengan not yang berbeda dari pertemuan sebelumnya, yaitu :<\/p>\n<ol>\n<li>mi-re-sol-fa. Not mi ditekan bersama do, lalu mi dan do ditahan\/dipencet terus selama not yang lain dimainkan. Mainkan dengan kedua tangan.<\/li>\n<li>re-mi-sol-fa. Not re ditekan bersama do, lalu re dan do ditahan\/dipencet terus selama not yang lain dimainkan. Mainkan dengan kedua tangan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah fingering, materi ketiga yang diajarkan adalah scale G Mayor 2 oktaf yang dimainkan dengan dua tangan. Oya, yang dimaksud scale adalah do re mi fa sol la si do.Tujuan belajar scale adalah supaya bisa memainkan lagu dengan bermacam nada dasar.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan sebelumnya saya sudah belajar memainkan scale C Mayor 2 oktaf dengan 2 tangan. Ternyata susah lho main dengan dua tangan. Kesulitan terbesar saya adalah mengingat perpindahan jari tangan kanan dan kiri saat memainkan scale. Bener deh, butuh konsentrasi penuh. Rumus perpindahan jari untuk scale G Mayor 2 oktaf sama dengan C Mayor 2 oktaf, yaitu 3-4-3. Maksudnya, perpindahan jari yang pertama adalah jari ketiga, perpindahan kedua adalah jari keempat, dan perpindahan ketiga adalah jadi ketiga. Pusing? Sama! :p<\/p>\n<p>Sekarang mari berlanjut ke materi keempat, yaitu belajar teori tentang tambahan angka 7 pada chord. Jika ada chord G7, artinya chord G terdiri dari tiga nada (do-mi-sol) ditambah nada ke 7 (si) yang diturunkan setengah. Kalau nada ke 7 (si) tidak diturunkan setengah, maka chord tersebut bukan G7 tapi G Mayor 7.<\/p>\n<p>Guru saya juga menjelaskan rumus seandainya ingin melakukan variasi chord dgn tambahan 7. Misalnya untuk nada dasar C mayor : <br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[1]\"\/>C = I<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[3]\"\/>D = II<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[5]\"\/>E = III<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[7]\"\/>F = IV<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[9]\"\/>G = V<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[11]\"\/>A = VI<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[13]\"\/>B = VII<br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[15]\"\/><br data-reactid=\".r[5wibd].[1][3][1]{comment10151807643044385_9966909}.[0].{right}.[0].{left}.[0].[0].[0][3].[0].[3].[0].[16]\"\/>Yang bisa divariasi dengan tambahan 7 hanya chord I-IV (C-F) dan V-I (G-C) yang letaknya berdekatan dalam sebuah lagu. Jadi jika di partitur dengan nada dasar C ada chord C dan F bersebelahan, maka C nya boleh jika ingin divariasi menjadi C7. Begitu juga G boleh menjadi G7 jika sebelahan dengan C.<\/p>\n<p>Materi terakhir dalam pertemuan ini adalah belajar memainkan Aubrey dengan 2 tangan dan pakai variasi. Kata guru saya, &#8220;Variasi itu penting Mbak, biar nggak bosan.&#8221; Iya, sepakat. Akur! \ud83d\ude42<\/p>\n<p>Nah, variasi seperti apa yang diajarkan guru saya? Begini ceritanya. Sebelumnya saya sudah praktek memainkan Aubrey dengan dua tangan. Tangan kiri main chord, tangan kanan main melodi. Chord yang dimainkan dengan tangan kiri adalah tiga nada yang dipencet bersama-sama. Misalnya chord C, maka nada do-mi-sol pada scale C dipencet berbarengan.<\/p>\n<p>Variasi chord yang dimaksud guru saya adalah chord yang dimainkan tangan kiri dipecah, atau tiga nada itu tidak dimainkan bersama-sama, tapi berurutan. Sepertinya gampang? Nanti dulu. Keruwetan muncul karena tangan kanan tetap main melodi, sedangkan tangan kiri juga memainkan tiga nada dalam chord berurutan. Tantangannya adalah memecah perhatian pada dua tangan yang main berbarengan dan menentukan kapan not di tangan kiri dimainkan agar terdengar harmonis bersama melodi tangan kanan.<\/p>\n<p>Pusing ya? Iya. Tapi menantang dan menggoda. Doakan saya ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah 2 minggu tidak les, akhirnya saya les piano lagi.Syukurlah guru saya bisa menyesuaikan jadwal mengajarnya dengan jadwal saya yang sering tak terduga.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[],"class_list":["post-2181","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-belajar-bahasa"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2181"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6078,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181\/revisions\/6078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jalansunyi.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}