Tentang Kue yang Malam Ini Hadir di Meja Makan

Hujan hari ini ternyata membawa korban. Kue-kue buatan Mama jadi kurang laku di pasar. Rasanya sedih melihat kue masih banyak tersisa, apalagi saya tahu bagaimana upaya Mama untuk membuatnya.

Hampir setiap hari Mama bangun sekitar jam dua pagi, lalu segera ke dapur untuk mulai bekerja. Tangannya cekatan membuat adonan. Segala takaran bahan telah dihafalnya. Sekitar jam lima pagi, Mama lalu bersiap-siap ke pasar.

Terus seperti itu, kecuali jika Mama sedang sakit atau kelelahan maka Mama akan istirahat. Walaupun sudah berkali-kali saya katakan padanya untuk tidak memaksakan diri, tetap saja tak mempan. Biasanya Mama akan bilang “Nggak capek kok..ini juga buat kesibukan. Kan lumayan bisa ada tambahan (pemasukan) walaupun sedikit..”

Mama masih seperti dulu. Pekerja keras. Tak terhitung berapa banyak pengorbanannya untuk kami anak-anaknya. Dialah orang paling ulet yang pernah saya kenal. Hidup telah begitu keras kepadanya. Semoga saya bisa membahagiakannya…

You Might Also Like

Leave a Reply