Willy Wonka and The Chocolate Factory
Kemarin dan hari ini saya nonton film Willy Wonka and The Chocolate Factory di pesawat. Separuh awal film saya tonton kemarin saat berangkat, separuhnya lagi tadi saat penerbangan pulang.
Ketika Charlie bercerita kepada ibunya yang sedang bekerja tentang betapa inginnya dia mendapatkan golden ticket dari Willy Wonka, yang entah terselip di dalam kemasan cokelat Wonka di belahan dunia mana, ibunya terlihat begitu nelangsa. Dia tahu anaknya begitu menginginkan sesuatu, tapi dia tak bisa memenuhinya.
Lalu saya ingat ibu saya. Saya ingat perjuangan-perjuangannya untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya.
Tentu tak semua keinginan kami bisa terpenuhi, tapi hati kami tetap terasa penuh oleh cintanya.
Leave a Reply