Metamorfosis
Hari ini seorang teman akan pergi menjemput mimpi.
Bertahun-tahun ini, dia adalah teman berbincang yang menyenangkan. Kami berbincang tentang kopi, hujan, puisi karya Sapardi, nasi goreng Indonesia, buku, film, batik, pekerjaan, musik, sepatu, Abekani, Januari yang mengeras di tembok itu juga, atau tentang keinginan untuk hidup tenang yang mungkin bagi orang lain terasa agak berlebihan.
Saya akan merindukan obrolan kami yang penuh tawa tapi juga sarat renungan.
Perjalanan yang ditempuhnya kini adalah sesuatu yang membahagiakan. Saya bisa menangkap binar matanya ketika bercerita tentang jendela besar di calon kamarnya yang cocok untuk menikmati kopi pada pagi hari, atau tentang rencananya untuk naik sepeda ke kampus yang hanya beberapa kilometer dari tempat tinggalnya.
Semua ini adalah bagian dari metamorfosisnya yang akan berujung indah. Dia hanya perlu menjalaninya dengan suka cita, seperti selama ini saya mengenalnya.
-20 Agustus 2015, 04.05 WIB-
*untuk Mya
Leave a Reply