Cairo

Jakarta-Cairo via Istanbul. Jakarta-Istanbul ditemani Jamie Cullum. “Gone but not forgotten is the perfect phrase”, katanya. Beberapa bulan lalu, jaman saya pening ngerjain tugas training, dia juga sering menemani. Bernyanyi Gran Torino berulang kali.

Ketika penerbangan pertama dari Jakarta delay, penerbangan kedua dari Istanbul jadi repot. Risiko connecting flight. Jadwal berantakan. Tertahan di Istanbul sejak pagi sampai siang. Hikmahnya adalah jadi punya kesempatan nyobain kopi Turki.

Pada suatu pagi hari di Cairo, ada kopi Kapal Api di tepi Sungai Nil. Ditemani rasa ngelangut yang begitu saja hadir.

Dalam sedikit waktu yang tersisa, alhamdulillah sempat ke piramid. Menyaksikan bukti keberadaan masa lalu sambil bertanya, “Ini dulu gimana bikinnya ya?” Sebuah pertanyaan sederhana, tapi pasti panjang jawabannya.

Lalu ketika menjelang pulang, lagu dari Toto begitu saja terngiang.

Hurry boy, she’s waiting there for you..

It’s gonna take a lot to drag me away from you
There’s nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
Gonna take some time to do the things we never had…

-Juli 2019-

You Might Also Like

Leave a Reply