Januari Mengeras di Tembok Itu Juga

chat beberapa bulan lalu…

M : januari. januari mengeras di tembok itu juga…

A  : mengeras di tembok itu juga? mengapa?

M : itu kan puisi sapardi..mungkin maksudnya perjalanan waktu yang ga bisa dirasakan lagi saking cepatnya

A  : waktu memang cepat ya..dan tak kan pernah bisa kembali

pasti datangkah semua yang ditunggu

detik-detik berjajar pada mistar

yang panjang

(barangkali tanpa salam terlebih dahulu)

januari mengeras di tembok itu juga

lalu desember

musim pun masak sebelum menyala cakrawala

tiba-tiba : kita bergegas pada jemputan itu

“Buat Ning”-Sapardi Djoko Damono

Kita semua memang tengah menunggu jemputan. Semoga masih sempat mewujudkan mimpi sebelum jemputan itu datang pada suatu hari nanti.

*Untuk Mya

You Might Also Like

Leave a Reply