Tiga Pelajaran dari Ridwan Kamil

do you smile everyday?

are you greeted by your friends everyday?

do you find something new everyday?

Tiga pertanyaan itu saya dengar dalam presentasi Ridwan Kamil, Walikota Bandung, dalam salah satu acara yang saya ikuti. Tiga pertanyaan itu menjadi semacam indikator dalam Bandung Happiness Index Project yang digagas Ridwan Kamil. Jika jawaban atas ketiga pertanyaan itu adalah “ya”, maka berarti orang tersebut bahagia. Setidaknya begitulah menurut Ridwan Kamil.

Salah satu sapaan yang saya suka adalah sapaan dari Pak Tarman dan Pak Jafar saat saya melewati gerbang kantor pada hari Rabu. Pak Tarman dan Pak Jafar adalah petugas keamanan di kantor yang mendapat jadwal tugas tiap hari Rabu. Saya bisa merasakan ketulusan mereka saat mereka memanggil nama saya, menghampiri saya, lalu mengajak saya bersalaman. Saya suka binar di mata mereka. Semangatnya itu lho, terasa menular lewat jabat tangan.

Saya senang meluangkan waktu sejenak untuk ngobrol bersama mereka di dekat gerbang kantor. Obrolan kami berlangsung dalam bahasa Jawa krama inggil yang kadang bercampur Bahasa Indonesia. Sama sekali bukan obrolan yang formal. Justru sering ada tawa di sana. Saya merasa beruntung mengenal kedua bapak tersebut. Saya juga tak lupa bahwa saya berhutang budi pada kawan mereka, Pak Yayat, yang lima tahun lalu membukakan gerbang kantor subuh-subuh saat saya baru datang dari kota lain untuk ikut tes wawancara.

Bagi saya, hal yang paling membekas dari tiga pertanyaan yang disampaikan Ridwan Kamil adalah pertanyaan ketiga, “Do you find something new everyday?“. Betapa sering saya melewatkan sebuah hari begitu saja tanpa sempat mencerna pelajaran baru yang melintas di sekitar saya.

-26 Mei 2014-

You Might Also Like

Leave a Reply