Foto

Minggu lalu ada film bagus diputar di televisi. Sudah pernah juga nonton film itu via vcd. One Hour Photo. Dibintangi Robin Williams. Berkisah tentang seorang tukang cuci cetak foto, bernama Sy. Orang menyebutnya “Sy, the photo man”.

Mencetak ratusan foto membuatnya jeli menganalisa. Bahwa orang tua yang baru punya bayi adalah jenis yang paling gila memotret. Objek foto? Jelas bayinya! Ber rol-rol foto dihabiskan untuk mengabadikan setiap kerling lucu sang bayi. Lain lagi dengan orang yang bekerja di perusahaan asuransi. Biasanya senang memotret mobil yang rusak (dan tentunya itu berarti perusahaan tempatnya bekerja harus bayar klaim). Ada juga seorang nenek yang tidak pernah menampilkan manusia dalam tiap jepretannya. Hanya kucing, kucing, dan kucing. No human being.

Tapi, “Sy the photo man” justru jatuh hati pada foto sebuah keluarga. Lengkap, ada ayah, ibu, dan satu anak laki-laki. Setiap peristiwa dalam keluarga kecil itu tak luput dari perhatiannya. Semuanya, lewat ekspresi yang muncul dalam foto mereka. Mulai dari foto pernikahan, bulan madu, kelahiran anak, foto liburan, dll. Ketika suatu ketika dia bertemu dengan kepala keluarga kecil itu, dengan tulus dia berkata “You’re so lucky…”

Kehangatan keluarga itu tidak mampir dalam hidup Sy. Hidupnya statis. Bekerja, pulang ke rumah. Lalu nonton tv sampai tertidur di kursi. Modalnya cuma remote control. Mungkin Sy iri pada keluarga kecil itu, mungkin juga dia terlanjur sayang pada mereka. Buktinya, salah satu tembok rumahnya penuh dengan foto keluarga itu. Satu tembok, PENUH! Dari atas sampai bawah. Dari sisi kanan sampai sisi kiri, mentok.

Kalau Sy benar-benar nyata, mungkin sekarang dia jadi pengangguran. Kamera sudah digital, tak ada lagi tugas mencuci cetak foto baginya.

You Might Also Like

Leave a Reply